Microsoft Bantu Korban Banjir
Biasanya berurusan dengan lisensi, kali ini Microsoft bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) untuk membangun sanitasi. Dukungan logistik dalam pengadaan air bersih dan layanan sanitasi pasca banjir ini diberikan bagi para pengungsi korban banjir di wilayah Jabodetabek, Karawang, dan Subang.
Dalam kegiatan ini Microsoft Indonesia memastikan beberapa hal, antara lain: air bersih dapat terdistribusi dengan baik, ketersediaan kendaraan pengantar kantung air, mengaktifkan kegiatan promosi atas kesadaran kebersihan, ketersediaan dana operasional untuk pengadaan air bersih dan layanan sanitasi, terlaksananya kegiatan penyemprotan disinfektan, dan terlaksananya kegiatan evaluasi serta pengawasan.
Selain itu, bersama Walikota Jakarta Timur dan Depdiknas melalui Dinas Pendidikan DKI yang menaungi sekolah dasar, Microsoft memberikan bantuan berupa 2300 paket tas dan alat tulis untuk beberapa sekolah dan siswa sekolah korban banjir di wilayah Jakarta Timur. Tujuannya tak lain adalah agar anak-anak sekolah kembali bersemangat menjalani kehidupan dan kegiatan belajar.
DR Hj Sylviana Murni (Kepala Dinas Pendidikan Dasar DKI) menyatakan bahwa jumlah total siswa tingkat SD yang menjadi korban banjir di Jakarta adalah 165 ribu siswa, dan bantuan yang datang baru mencakup 55 ribu siswa. “Sangatlah membantu apabila kegiatan diatas dapat terlaksana dengan baik dan merata tidak hanya bagi korban banjir yang masih tinggal di rumah tetapi juga bagi para pengungsi,” ucap Tony Chen (Presiden Direktur, Microsoft Indonesia). Jumlah total dukungan Microsoft atas musibah ini sebesar US$ 40,000.
Dalam kegiatan ini Microsoft Indonesia memastikan beberapa hal, antara lain: air bersih dapat terdistribusi dengan baik, ketersediaan kendaraan pengantar kantung air, mengaktifkan kegiatan promosi atas kesadaran kebersihan, ketersediaan dana operasional untuk pengadaan air bersih dan layanan sanitasi, terlaksananya kegiatan penyemprotan disinfektan, dan terlaksananya kegiatan evaluasi serta pengawasan.
Selain itu, bersama Walikota Jakarta Timur dan Depdiknas melalui Dinas Pendidikan DKI yang menaungi sekolah dasar, Microsoft memberikan bantuan berupa 2300 paket tas dan alat tulis untuk beberapa sekolah dan siswa sekolah korban banjir di wilayah Jakarta Timur. Tujuannya tak lain adalah agar anak-anak sekolah kembali bersemangat menjalani kehidupan dan kegiatan belajar.
DR Hj Sylviana Murni (Kepala Dinas Pendidikan Dasar DKI) menyatakan bahwa jumlah total siswa tingkat SD yang menjadi korban banjir di Jakarta adalah 165 ribu siswa, dan bantuan yang datang baru mencakup 55 ribu siswa. “Sangatlah membantu apabila kegiatan diatas dapat terlaksana dengan baik dan merata tidak hanya bagi korban banjir yang masih tinggal di rumah tetapi juga bagi para pengungsi,” ucap Tony Chen (Presiden Direktur, Microsoft Indonesia). Jumlah total dukungan Microsoft atas musibah ini sebesar US$ 40,000.